Penyimpanan foto buat dua spesies

Jepret di HP.
Langsung kebaca AI di laptop.

Selama ini buat nunjukin satu foto ke Claude Code, lo harus kirim WhatsApp ke diri sendiri, download, terus ngetik path filenya. Foto motong semua itu: satu ketukan di belakang iPhone, fotonya nyampe, dan agent lo tinggal panggil satu endpoint buat ngeliat.

iOS Shortcut, satu ketukan API key buat agent HEIC auto jadi JPEG

/Inbox 24 foto
claude code — laptop
$ foto latest
→ /Inbox/IMG_4821.jpg 2 detik lalu
→ 1600×1200 · jpeg · siap dibaca
$ 

iPhonefoto.hanif.appClaude Code


Kenapa ribet?

Lima langkah buat satu foto.
Itu bukan alur kerja, itu hukuman.

Foto ada di HP. Yang butuh lihat ada di laptop. Di antara keduanya selalu ada transfer manual yang bikin lo lupa lagi mau ngapain.

Cara lama

±4 menit, 5 langkah
  1. 1 Jepret pakai iPhone
  2. 2 Kirim ke diri sendiri lewat WhatsAppatau AirDrop, atau email, tergantung hari itu lagi inget yang mana
  3. 3 Buka di laptop, downloadmasuk ke ~/Downloads bareng 400 file lain
  4. 4 Cari path filenyaWhatsApp Image 2026-08-08 at 14.02.31.jpeg
  5. 5 Baru kasih ke AI

Belum kalau fotonya HEIC. Model AI-nya ga bisa baca, jadi lo convert dulu manual. Belum kalau lo salah kirim ke grup keluarga.

Pakai Foto

±5 detik, 2 langkah
  1. Ketuk belakang HP dua kaliShortcut jalan sendiri, foto langsung ke-upload ke folder yang lo tentuin
  2. Bilang ke AI: "cek foto terbaru"Dia manggil endpoint-nya sendiri dan langsung lihat isi fotonya
$ curl -s $FOTO/api/v1/photos/latest { "photo": { "name": "IMG_4821.jpg", "agent_readable": true } }
Cara kerja

Pasang sekali, lupain selamanya.

Setup-nya sepuluh menit di awal. Setelah itu lo ga pernah mikirin transfer file lagi.

01

Pasang Shortcut di iPhone

Import satu Shortcut, tempel API key lo, terus ikat ke Back Tap. Ketuk belakang HP dua kali, foto langsung terbang ke folder pilihan lo.

Settings › Accessibility › Back Tap
02

Kasih API key ke agent

Bikin key dengan scope read atau read,write, lalu simpan sebagai environment variable. Key ga bisa bikin key baru, jadi kalau bocor dia ga beranak.

export FOTO_KEY=foto_xxxxxxxx
03

Suruh agent lihat sendiri

Sekali kasih URL /llms.txt, agent lo ngerti seluruh API-nya: ambil foto terbaru, bikin folder, mindahin, sampai baca isi gambarnya.

"Cek foto yang barusan gue ambil"
Isinya apa aja

Dibikin buat dipakai manusia dan mesin, bareng.

Bukan galeri yang ditempelin API. Dua-duanya kelas satu sejak baris pertama.

Jepret, langsung ada

iOS Shortcut satu ketukan lewat Back Tap. Ga buka aplikasi, ga pilih file, ga nunggu sinkronisasi. Jepret, selesai.

API key buat AI agent

Agent lo bisa bikin folder, mindahin foto, dan yang paling penting: beneran lihat isi fotonya, bukan cuma baca nama file.

Dokumentasi yang dibaca mesin

Satu file /llms.txt berisi seluruh API dalam teks polos. Kasih URL-nya ke agent sekali, dia langsung tahu semua yang bisa dia lakuin.

Alas netral di penampil

Di balik foto, tukar alasnya lewat tombol 1, 2, 3: gelap, abu 18%, atau terang. Hitam pekat bikin foto kelihatan lebih terang dari aslinya, putih bikin sebaliknya.

Folder beneran, bukan tag

Hierarki sungguhan, drag-drop, lima mode tampilan, pencarian, dan tema gelap yang beneran digelapin — bukan cuma dibalik warnanya.

HEIC otomatis jadi JPEG

iPhone motret HEIC, model AI ga bisa baca HEIC. Foto convert sendiri di server, jadi setiap foto punya versi yang siap dibaca agent.

Buat AI agent

REST biasa. Tanpa SDK, tanpa drama.

Autentikasi pakai Authorization: Bearer atau query string ?api_key= — buat tool yang susah nge-set header, kayak iOS Shortcuts.

ambil foto terbaru
$ curl -s -H "Authorization: Bearer $FOTO_KEY" \
    "https://foto.hanif.app/api/v1/photos/latest"

{
  "photo": {
    "id": "ph_9f21c4", "name": "IMG_4821.jpg",
    "folder": "/Inbox", "taken_at": 1786291920000,
    "width": 1600, "height": 1200,
    "url": "/api/v1/photos/ph_9f21c4/raw",
    "agent_readable": true
  }
}
upload dari mana aja
$ curl -X POST "https://foto.hanif.app/api/v1/upload" \
    -H "Authorization: Bearer $FOTO_KEY" \
    -F "file=@struk.jpg" -F "folder=/Klien/Acme" \
    -F "note=struk warung, buat rekap Agustus"

{ "ok": true, "photo": { "id": "ph_a71e08" } }
Lima tema

Lima tema. Yang ganti cuma suhu alasnya.

Semuanya rendah kroma. Yang lo pilih itu suhu dan terang alasnya, bukan warnanya — soalnya begitu chrome-nya punya warna sendiri, mata lo kehilangan acuan, dan foto yang agak hangat bakal kelihatan netral di atas latar biru. Alasan yang sama kenapa Lightroom sama Capture One abu-abu semua.

  • Kertas

    Putih hangat

    #f6f4f0

  • Kabut

    Kelabu dingin

    #f1f3f5

  • Sepia

    Kamar gelap

    #f2ebe0

  • Grafit

    Abu-abu 18%

    #202225

  • Tinta

    Nyaris hitam

    #0c0d0e

Thumbnail di kelima jendela itu kelabu yang sama persis. Yang pindah cuma alasnya — dan itu yang bikin warna foto lo kebaca jujur.

Akses terbatas

Minta akses

Foto masih dibuka pelan-pelan biar storage dan biayanya kekontrol. Isi ini, dan kalau disetujui lo bakal dapet link undangan lewat email.

Cuma dipakai buat ngabarin akses. Ga ada newsletter, ga dijual ke siapa pun.